Jumat, 29 Januari 2016



Gunung Sumbing – Keindahan alam Indonesia memang sangat beragam, salah satunya adalah pesona Gunung Sumbing ini. Berdiri kokoh dengan ketinggiannya yang mencapai 3371 mdpl berdampingan dengan Gunung Sindoro dimana keduanya sering disebut seperti gunung yang kembar. Gunung Sumbing bertipe statovolcano dan masih memiliki kawah yang aktif. Gunung ini juga merupakan gunung tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Gunung Slamet.
Lokasi dan Transportasi
Gunung Sumbing terletak di Jawa Tengah dan membentang diantara tiga kabupaten yaitu Kabupaten Temanggung, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Wonosobo. Memiliki tiga jalur pendakian populer diantaranya Jalur Garung, Jalur Cepit dan Jalur Bogowongso.
Untuk menuju basecamp pendakian Jalur Garung, terlebih dahulu harus mencapai Dusun Garung yang berada di jalan yang menurun ke arah Wonosobo, tepatnya di Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Jika dari Purwokerto, anda dapat menggunakan bus jurusan Semarang dan berhenti di depan gapura Desa Garung. Basecamp pendakian berada sekitar 500 meter dari gapura. Bisa ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 menit atau dengan naik ojek.
Untuk pendakian melalui Rute Cepit, bisa dimulai dari basecamp Cepit yang berlokasi di Desa Pager Gunung, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung. Jika dari Semarang bisa ditempuh menggunakan bis jurusan Purwokerto kemudian berhenti di Parakan tepatnya di depan Rumah Sakit Kristen Ngesti Waluyo. Selanjutnya untuk menuju Dusun Cepit, kendaraan umum masih sangat sulit dan hanya tersedia ojek dengan ongkos sekitar Rp 15.000*) sampai ke Dusun Cepit atau Rp 25.000*) untuk sampai ke batas hutan. Angkutan lainnya adalah carter mobil pick up/stesyen dengan ongkos sekitar Rp 70.000*) sampai ke Dusun Cepit dan diturunkan di basecamp pendakian yang hanya berupa pos kecil dan tidak ada yang menjaga.
Jalur selanjutnya adalah Jalur Bogowongso yang terletak di Desa Bogowongso, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo. Jika dari Pasar Kertek yang berada di Jalan Raya Wonosobo – Temanggung, bisa menggunakan angkutan umum atau ojek. Jarak dari pasar menuju desa ini sekitar tujuh kilometer dan bisa langsung menuju rumah kepala desa yang sering dijadikan basecamp oleh para pendaki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar